Keropos Tulang di Usia Muda
Osteoporosis berasal dari bahasa Yunani yaitu osteon = tulang dan porous = lubang. Osteroporosis merupakan kondisi dimana kepadatan tulang menurun, tulang menjadi banyak berlubang, dan akibatnya menjadi keropos. Tulang yang sudah keropos akan lebih mudah patah. Dan biasanya terjadi pada manusia dengan umur tua.
Resiko pada wanita yang sudah tidak mengalami menstruasi lebih besar dibandingkan wanita yang masih mengalami menstruasi, meskipun umur sama. Pembentukan tulang sangat cepat terjadi sejak usia 5 tahun hingga puncak kepadatan tulang terjadi pada usia 35 tahun, setelah itu mulai terjadi proses pengeroposan tulang.
Diagnosis
Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami osteoporosi atau tidak, maka harus dilakukan pengukuran terhadap kepadatan tulangnya. Kepadatan tulang diukur dengan ultrasound maupun X Ray. Kepadatan tulang disebut juga dengan Bone Mineral Density (BMD). Hasil atau nilai pengukurannya disebut dengan T score. WHO sudah memberikan standard kesehatan tulang berdasarkan T score sebagai berikut :
Tulang disebut normal, tidak mengalami pengeroposan tulang jika T score diatas -1. Jika T score diantara -1 dan -2,5 menunjukkan telah terjadi penurunan kepadatan tulang, tapi belum terjadi pengeroposan tulang. Ini merupakan fase antara tulang normal dan tulang keropos. Jika anda berada di posisi ini, anda harus bergerak cepat dan mengambil tindakan agar tulang anda kembali menjadi kuat. Kondisi pengeroposan tulang ditandai dengan nilai T score dibawah -2,5. Ini benar-benar harus ditangani dengan serius. Tulang keropos mudah patah. Bahkan aktifitas yang ringan pun bisa menjadi penyebabnya. Orang dengan keropos tulang tidak perlu jatuh dengan keras untuk mengalami patah tulang.
Jika pengukuran Bone Mineral Density memerlukan alat tertentu, kalau dulu saya mengoperasikan Bone Densitometer, maka secara awam kita bisa mulai waspada jika mengalami beberapa kondisi berikut :
- Sering merasa sakit pada punggung dan pinggang
- Kehilangan tinggi badan anda
- Terjadi kelainan pada bentuk tulang belakang seperti Kyphosis (badan mulai bungkuk)
- Postur kaki mulai membengkok biasanya berbentuk seperti O
Ini merupakan beberapa hal yang kadang dialami oleh penderita osteoporosis, meskipun kadang osteoporosis muncul tanpa gejala.
Kenapa Osteoporosis?
Pembentukan sel tulang mencapai maksimal pada umur 30 tahun. Melewati umur 30 tahun, pembentukan tulang melambat, bahkan lebih lambat dibandingkan pembongkaran tulang. Oya, tulang mengalami pembentukan olel sel osteoklas dan mengalami pembongkaran oleh sel osteoblas. Selepas umur 30, sel osteoblas lebih aktif sehingga pembongkaran sel tulang makin cepat. Akibatnya tulang menjadi tipis, kehilangan mineral dan massa tulang sehingga strukturnya menjadi lebih lemah dan lebih mudah patah.
Selain faktor umur, turunnya kepadatan tulang juga bisa dipicu adanya kelainan pencernaan, kurang gizi akibat kondisi tertentu (misal anoreksia, bulimia) atau bisa juga karena kelainan genetis seperti sindrom Ehler-Danlos, sindrom Marfan, dan homokistinuria. Diperlukan pemeriksaan medis yang menyeluruh untuk mencari penyebab utama maupun penyebab sekunder yang menyebabkan osteoporosis. Hal ini untuk mempermudah terapinya, meskipun meningkatkan kepadatan tulang bukan hal yang mudah jika anda sudah diatas 30 tahun. Tapi diet yang sehat akan membantu menjaga kepadatan tulang anda dan bahkan bisa meningkatkan kepadatan tulang anda dan menjauhkan diri dari pengeroposan tulang.
Siapa yang terkena osteoporosis?
Pengeroposan tulang bisa menimpa baik laki-laki maupun perempuan. Jika perempuan sudah berhenti menstruasi, mereka memiliki potensi lebih besar mengalami keropos tulang. Berhenti menstruasi bisa karena memang secara alami sudah mengalami menopause atau karena mengalami tindakan operatif pengangkatan indung telur (histerktomi maupun ovorektomi). Namun pada prinsipnya adalah, siapapun orangnya jika mengalami penurunan kepadatan tulang maka akan beresiko mengalami keropos tulang.
Kepadatan tulang mencapai puncak pada umur 30. Jika anda belum mencapai umur 30, saatnya bagi anda untuk menabung kalsium agar kepadatan tulang anda semakin maksimal. Jika anda telah melewati titik 30 tahun, saatnya bagi anda menjaga asupan gizi terutama kalsium agar kepadatan tulang anda terjaga, sukur-sukur bisa meningkatkan kepadatan tulang. Perlu anda ketahui, bahwa peningkatan BMD sebesar 10% akan menunda pengeroposan tulang selama 13 tahun.
Bisakah osteoporosis dicegah?
Osteoporosis bisa dicegah dan dihambat. Sekali lagi, pembentuk utama tulang adalah kalsium dan dibantu oleh vitamin D. Jika anda mampu menjaga asupan sesuai kebutuhan, maka anda sudah mencegah keropos tulang. Ditambah dengan olah raga rutin yang memberikan beban kepada tubuh anda, semisal jalan, lari, push up, atau latihan beban. Olahraga beban seperti berjalan dan menaiki tangga akan meningkatkan kepadatan tulang. Berenang tidak meningkatkan kepadatan tulang. Dan anda juga harus menerapkan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, tidak minum beralkohol dan membatasi kafein. Rokok dan kafein meningkatkan sekresi kalsium di urin sehingga mempercepat pengeroposan. Jika anda memang pecinta kopi, anda masih dibolehkan minum 2 cangkir kopi setiap pagi. Sedangkan minuman beralkohol akan mengganggu fungsi hati dan ginjal dalam metabolisme kalsium. Beberapa obat-obatan seperti risedronate dan calcitonin disebutkan dapat menghambat osteoporosis,tapi pastikan anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Sekali lagi, pencegahan osteoporosi meliputi:
- Perbaikan diet untuk mencukupi asupan kalsium guna mempertahankan atau meningkatkan kepadatan tulang.
- Olah raga beban dilakukan dengan rutin.
- Obat-obatan (jika memang diperlukan dan harus konsultasi dengan dokter terlebih dahulu)
Mencukupi kebutuhan kalsium merupakan tindakan yang harus dilakukan untuk mencapai kepadatan tulang yang maksimal. Sertakan juga vitamin D terutama melaui sinar matahari yang mensuplai Vitamin D3 dengan jumlah yang berlimpah. Mudahnya lakukan olah raga outdoor di pagi hari dan pilih makanan yang baik. Dua gelas susu akan sangat membantu mencukupi kebutuhhan kalsium anda.
Kebutuhan kalsium berkisar orang dewasa berkisar 1000-1200 mg per hari. Gunakan sumber kalsium alami, jangan menggunakan suplemen kalsium. Kenapa? Pertama, sumber alami akan lebih ramah terhadap tubuh kita, dan kedua karena kelebihan kalsium akan dibuang. Jika anda menggunakan suplemen kalsium, dan ternyata over dari kebutuhan anda, maka kelebihan ini akan dibuang melalui urin sehingga menambah beban ginjal. Sumber kalsium yang bisa dijadikan pilihan adalah roti, buah, sayur, daging, ikan, telur, susu, keju, dan youghurt. Salah satu makanan favorit dengan sumber kalisum sangat tinggi adalah teri, baik teri medan ataupun teri nasi sangat bagus.
Jika dahulu osteoporosis biasanya terjadi pada usia 40 hingga 45 tahun pada wanita dan usia 50 tahun pada pria, saat ini mengalami "kemajuan". Sekarang kadang dijumpai penderita osteoporosis berusia 30 tahun. Hal ini kemungkinan terjadi karena kurangnya aktifitas fisik. Disatu sisi taman-taman dan tempat bermain untuk anak-anak sangat berkurang dibanding masa lalu dan anak-anak sekarang lebih sering bermain games dan gadgets yang hanya duduk saja. Meskipun jika dilihat dari makanannya mungkin kecukupan gizi kalsium mereka tersebut telah mencukupi. Untuk itu perlu dilakukan edukasi pada guru dan orangtua, bahwa bergerak, berolahraga dan bermain yang menggunakan aktifitas fisik itu perlu selain perbaikan gizi, agar tercapai kepadatan tulang maksimum sebagai 'tabungan tulang'.
Anda membutuhkan konsultasi gizi untuk pengaturan diet anda? Silakan email ke rahasiaumur30@gmail.com



